Makassar Keluar Zona Merah, Pemkot Sedang Kaji Pembukaan Bioskop

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Meski pemulihan ekonomi sedang digalakkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tak mau buru-buru membuka bioskop.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, menuturkan, saat ini pihaknya bersama pihak terkait masih mengkaji pembukaan bioskop. Ia tak ingin gegabah mengambil tindakan.

Meskipun pemerintah pusat telah menyatakan Kota Makassar sudah keluar dari zona merah penyebaran covid 19 dan kini berada di status zona oranye.

“Sebagaimana garis kebijakan kita mendorong ekonomi, tapi harus diiringi upaya kita terkait Covid-19. Bahwa pelaksaaan bioskop itu sementara kita kaji, kita ingin pastikan nantinya jika dibuka tidak menimbulkan kluster baru,” ungkap Rudy, Selasa (20/10/2020).

Menurut Rudy, potensi kluster bisa saja terjadi di bioskop. Jika hal itu terjadi, maka kerja kerja yang selama ini membuat Makassar zona oranye akan sia-sia.

“Kenapa kita hati-hati dalam melangkah, karena menghadapi virus corona tidak boleh kita mencoba-coba, sekali kita terporosot itu mundurnya susah,” tambahnya.

Jika sudah diizinkan beroperasi, Rudy menyebut, Pemkot akan mengeluarkan edaran ataupun Peraturan Wali Kota (Perwali) mengenai pembukaan bioskop tersebut.

Adapun nantinya ketika Bioskop sudah diizinkan beroperasi kembali, Rudy pastikan akan mengeluarkan surat edaran yang tentu di barengi sejumlah syarat-syarat termasuk pelaksanaan protokol kesehatan.

“Nanti kita liat dalam bentuk surat edaran atau memang harus Perwali. Sementara kita kaji,” ujar Rudy.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar