Usai 7 Bulan Ditutup, Arab Saudi Tambah Kuota Umrah 75 Persen

Jemaah Umrah Akan Diatur Aplikasi I’tamarna

Tahap pertama dari proses dibukanya kembali kegiatan ibadah umrah secara bertahap akan mencakup mengizinkan warga negara dan ekspatriat dari dalam Kerajaan untuk melakukan umrah dengan kapasitas 30 persen mulai 4 Oktober. Ini setara dengan 6.000 jemaah per hari.

Selanjutnya, fase kedua akan meningkatkan kapasitas Masjidil Haram menjadi 75 persen, yang akan mencakup 15.000 jemaah dan 40.000 jemaah dalam sehari mulai 18 Oktober.

Pada tahap ketiga, jemaah haji dari luar negeri termasuk Warga Negara Indonesia (WNI) akan diizinkan untuk melakukan umrah mulai 1 November dengan kapasitas penuh hingga 20.000 jemaah dan 60.000 jemaah per hari.

Tahap keempat akan membuat Masjidil Haram kembali normal, ketika semua risiko COVID-19 telah hilang. Masuknya jemaah, jemaah dan pengunjung akan diatur melalui aplikasi bernama “I’tamarna”.

Aplikasi ini akan diluncurkan oleh Kementerian Haji dan Umrah, dengan tujuan untuk menegakkan standar kesehatan dan memudahkan jemaah untuk memesan perjalanan mereka.

Pihaknya juga mengatakan bahwa akan kembali memulihkan umrah ke kapasitas penuh setelah ancaman pandemi mereda. Hingga saat ini, Arab Saudi telah mencatat lebih dari 342 ribu kasus Covid-19 dan 5.185 kematian. (FIN)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR