Denny Siregar Belum Juga Ditetapkan Tersangka, Pengamat Hukum: Kepolisian Tengah Diuji Integritasnya

Denny Siregar. (int)

FAJAR.CO.ID — Kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh pegiat sosial media, Denny Siregar, terhadap santri Tasikmalaya belum juga menemui titik terang.

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain, merasa heran dengan sikap Kepolisian dalam penanganan kasus tersebut.

Yang mana, kasus ini masih berjalan di tempat. Polisi berdalih, alamat Denny Siregar yang sering berpindah-pindang, membuat kepolisian kesulitan untuk mengundang Denny Siregar terkait masalah tersebut.

Alasan itu dianggap tidak berdasar. Sebab kasus teroris saja, polisi bisa dengan mudah mengungkapnya.

“Oala, teroris saja ketangkep walau ngumpet, masak alamat si Denny susah didapat? Ckckck,” ucap Tengku Zulkarnain, Rabu (21/10).

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Argo Yuwono menyatakan, proses hukum Denny Siregar ada sedikit kesulitan, sehingga hingga kini belum ada penetapan tersangka.

“Seperti contoh kasus pembunuhan saja, ada yang cepat terungkap ada yang tidak, itu kiasannya seperti itu,” jelas Argo, Senin (19/10).

Kasus ini tengah diproses oleh Polda Jawa Barat (Jabar). Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Erdi A Chaniago mengatakan, berdasarkan informasi dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jabar, polisi sudah dilakukan beberapa kali undangan kepada Denny Siregar. Namun, terlapor masih belum memenuhi undangan itu.

Kasus ini juga mendapat sorotan para ahli hukum. Pengamat hukum, Syahrir Irwan Yusuf menilai, aparat kepolisian tengah diuji integritasnya. Dia membandingkan kasus Ustazah Kinkin Anida yang juga terkena UU ITE karena menulis 13 poin UU Cipta Kerja yang oleh kepolisian dianggap hoaks.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar