Diduga akan Membuat Onar di Sela Demo, 169 Pemuda Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2020 14:24

Sejumlah pemuda diamankan di tengah aksi demo menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (20...

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Sekitar seribu orang dari elemen buruh dan mahasiswa, menggelar aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jatim, Selasa (20/10).

Pantauan di lokasi, demo 20 Oktober itu berlangsung tertib, dimulai sekitar pukul 16.00 WIB hingga berakhir pukul 18.00 WIB.

Namun, aparat Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menangkap sejumlah pemuda yang diduga akan membuat rusuh aksi demo tersebut.

“Kami amankan mereka karena diduga akan membuat onar di sela demo,” ujar Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo kepada wartawan, Selasa.

Total sebanyak 169 orang diamankan, dan polisi membawanya sebagian ke Mapolda Jatim dan lainnya ke Mapolrestabes Surabaya.

Dipastikan 169 pemuda yang diamankan bukan bagian dari elemen aksi yang menyerukan penolakan UU Cipta Kerja.

Dari ratusan pemuda yang diamankan, polisi menyita sejumlah botol dengan sumbu di dalamnya yang diduga akan digunakan sebagai bom molotov.

Selain itu, juga disita sejumlah barang bukti berupa cat semprot dari para pemuda yang diduga akan melakukan vandalisme.

Menurut Hartoyo, polisi melakukan klasifikasi terhadap para pemuda, termasuk dugaan para pelajar yang ikut dalam aksi tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut, 35 pemuda di antaranya diamankan dari tengah aksi massa yang berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya.

“Sisanya diamankan dari berbagai tempat wilayah Kota Surabaya,” katanya mantan Kabid Humas Polda Jabar tersebut. (ant/jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
4
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar