Gaji Pas-pasan Tapi Hobi Gonta-ganti Kendaraan, Istri Pilih Cerai

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: JUJUK KHARISMA)

FAJAR.CO.ID — Gaji pas-pasan, tapi hobinya hamburkan uang. Gaya hidup Donwori (nama samaran), 40, yang boros itu membuat Karin (bukan nama sebenarnya), 35, sebagai istri jengkel. Bukannya menabung, malah hobi gonta-ganti sepeda motor.

Demi gengsi. Itulah alasan Donwori membeli kendaraan baru setiap tahunnya. Padahal mobil atau motor yang lama masih bisa dipakai dan sanggup berjalan.

Akan tetapi, gaji dan lingkungan pertemanannya tidak sinkron untuk menuruti keinginan bapak dua anak ini.

Karin pun kerap ngomel ketika Donwori ancang-ancang akan kredit buat ganti mobil atau motor. Hal ini membuat hubungan rumah tangga mereka tak harmonis dan sering terjadi perselisihan di antara mereka.

“Sudah diingatkan berkali-kali nggak usah nuruti nafsu beli kendaraan baru. Tapi setiap diingatkan selalu nggak diterima. Malah nuduh saya mengekang,” ujar Karin ditemui di kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya belum lama ini.

Karena sering terjadi perselihan pendapat, ketika butuh uang untuk biaya rumah tangga, pernah sampai kehabisan gara-gara harus membayar tagihan kredit kendaraan. Karin sempat kaget ketika didatangi pihak leasing kendaraan di rumahnya.

Tunggakan cicilan kendaraan suaminya itu sampai tiga bulan. Menurut pengakuan pihak leasing, ketika ditagih, Donwori selalu ngeles dan mengucapkan beribu alasan untuk menghindarinya.

Karin pun marah. Ia minta pihak leasing datang ke tempat kerja Donwori saja. Biar bisa diselesaikan lebih cepat dan nggak bikin Karin repot. Ketika didatangi di kantornya, Donwori malah marah-marah dan mengusir debt collector tersebut.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar