Jokowi Sampaikan Pentingnya UU Cipta Kerja, Forum Rektor Indonesia Lakukan Kajian

Rabu, 21 Oktober 2020 14:57

Pemerintah menyerahakn naskah UU Ciptaker kepada FRI. (Istimewa)

Pihaknya juga memahami bahwa investasi diperlukan untuk memperluas lapangan kerja, karena itu perlu terobosan hukum yang dilakukan agar iklim investasi di Indonesia lebih kondusif. Namun, FRI juga memandang perlunya penyempurnaan sosialisasi dan manajemen komunikasi sehingga maksud baik pemerintah dapat dipahami publik.

“Kami juga berharap berbagai perbedaan pendapat hendaknya disampaikan melalui jalur-jalur yang konstitusional,” tambahnya.

Adapun, soal substansi isi UU Cipta Kerja, FRI akan memberikan catatan setelah kajian selesai. Dalam waktu dekat, FRI akan melakukan serial FGD yang melibatkan para pemangku kepentingan untuk membahas UU Ciptaker tersebut dan hasilnya akan menjadi bahan masukan FRI kepada Pemerintah dan DPR RI.

Sebagai informasi, pada pertemuan tersebut, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno telah menyerahkan salinan naskah UU Ciptaker kepada Ketua FRI Prof Arif Satria yang disaksikan Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Kemudian juga hadir para delegasi FRI yang terdiri dari para rektor, seperti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono, Rektor Universitas Tanjung Pura Garuda Wiko, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Nasrullah Yusuf, Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok, dan Rektor Universitas Pertamina Akhmaloka. (jpc/fajar)

Komentar