Kinerja Prabowo Disorot, Pakar Militer Sarankan Ini

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )

FAJAR.CO.ID — Satu tahun kepemimpinan Prabowo Subianto dalam memimpin Kementerian Pertahanan (Kemenhan) disorot banyak pihak. Tak terkecuali dari kalangan pakar studi militer dan pertahanan.

Salah satunya, Pengamat Militer Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia, Beni Sukadis. Menurutnya, kinerja Prabowo di Kemenhan sudah berada di jalur yang benar.

“Sejauh ini keduanya (Prabowo dan Wakilnya) bekerja dengan baik dan saling dukung,” kata Beni Sukadis saat dihubungi, Rabu (21/10/2020).

Beni juga menuturkan, diplomasi pertahanan yang dilakukan Prabowo sebagai Menhan terhadap negara sahabat sudah cukup baik. Dia hanya meminta Prabowo tidak membeli Alutsista bekas.

“Kunjungan ke AS (Amerika Serikat) baru-baru ini menunjukkan kegesitan beliau (Prabowo) dalam mendorong kerja sama pertahanan bilateral dengan negara adidaya,” imbuhnya.

Karena itu, Beni menyarankan, Prabowo mempertimbangkan kembali terkait pembelian F-35 karena harganya sangat mahal.

“Sementara dengan F-16 Viper yang telah ditawarkan AS pun menurut saya sudah bisa meningkatkan kapabilitas TNI AU,” jelasnya.

Sementara itu, Pengamat militer dari Universitas Padjadjaran Muradi berpendapat, Prabowo sebagai Menhan dan Trenggono sebagai Wamenhan sudah menunjukan kerjasama yang baik. Meskipun keduanya berlatar belakang berbeda. Yakni militer dan pengusaha.

Bahkan keduanya berhasil memulai proyek Food Estate sebagai program ketahanan pangan nasional yang di Kalimantan. Selama ini Indonesia belum bisa merealisasika program tersebut karena cukup rumit.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar