Pemkot Makassar Siapkan Rp8 Miliar untuk Gaji PPPK

Ilustrasi PPPK

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp8 miliar untuk gaji dan tunjangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK/P3K).

Di mana anggaran tersebut berasal dana alokasi umum (DAU). Untuk 183 tenaga honorer di lingkup Pemkot Makassar yang dinyatakan lolos.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Rahmat Mappatoba mengatakan anggaran gaji P3K masuk di APBD 2021. Hanya tinggal menunggu NIP sebelum dibayarkan.

“Anggarannya ada Rp8 miliar itu untuk gaji dan tunjangan, tapi kita belum bisa tindaklanjuti karena NIP-nya belum ada,” kata Rahmat, Rabu (21/10/2020).

Hingga kini, nasib P3K sudah cukup lama terkatung-katung. Meski sudah dinyatakan lolos seleksi April 2019 lalu, namun hingga kini belum juga mendapat NIP. Gaji dan tunjangan pun tak bisa dibayarkan.

Namun persoalan itu menemukan titik terang seiring dengan diterbitkannya Perpres nomor 98/2020. Sehingga gaji dan tunjangan P3K diharap sudah bisa dicairkan tahun depan.

Meski regulasi terkait gaji dan tunjangan P3K sudah diteken Presiden RI Joko Widodo, 183 PPPK lingkup Pemkot Makassar yang lulus masih perlu menunggu regulasi turunan dari Perpres 98/2020.

Hal itu juga ditegaskan Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman. Hanya saja, menurut dia regulasi turunan itu tak memakan waktu yang lama.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar