Pemprov Mulai Jajaki Hotel di Palopo untuk Duta Covid, Pusat Siapkan Anggaran 3 Bulan

Plt Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulsel, Junaedi Bakri

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Setelah Kota Makassar, kini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyasar Kota Palopo untuk melanjutkan Program Duta Wisata Covid-19.

Diketahui Kota Palopo menjadi sasaran penempatan pasien tanpa gejala yang bermukim di sekitar Luwu Raya.

Plt Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulsel, Junaedi Bakri mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) terkait hotel-hotel mana saja yang layak digunakan oleh pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 namun tidak memiliki gejala.

Selain itu, hotel yang nantinya digunakan sebagai tempat pasien Covid berada di sekitar daerah Luwu Raya.

“Sementara kita identifikasi hotel-hotel yang representatif karena kita juga berharap dalam proses karantina teman teman OTG merasa nyaman,” ucapnya.

Terkait pendanaan, Junaedi mengaku hal itu telah ditanggung oleh Pemerintah pusat dalam Program Dana Siap Pakai (DSP).

Ia menjelaskan, pada periode Oktober, November dan Desember Pemerintah Pusat yang akan menyiapkan dana untuk program Duta Covid bagi seluruh provinsi maupun kabupaten kota.

“Pemerintah pusat melihat program Duta Covid ini jadi salah satu solusi menekan laju penyebaran dan WHO juga mengakui itu bahkan Pemerintah pusat menjadikan program Duta Covid dapat direplikasi oleh provinsi lain hingga kabupaten/kota,” jelas Junaedi.

“Tapi kendalanyakan mereka kekurangan dana sehingga pemerintah pusat ambil alih bahwa periode Oktober, November hingga Desember Pemerintah Pusat yang menanggung itu melalu program DSP,” sambungnya kemudian.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar