Siswi Diduga Depresi Teguk Racun, Orang Ini Diperiksa Polisi

Rabu, 21 Oktober 2020 15:33

Kasus bunuh diri yang dilakukan oleh MS, 16 tahun masih didalami. Beberapa orang pun diperiksa oleh penyidik Sat Reskrim Polres Gowa.

FAJAR.CO.ID, GOWA – Kasus bunuh diri yang dilakukan oleh MS, 16 tahun masih didalami. Beberapa orang pun diperiksa oleh penyidik Sat Reskrim Polres Gowa.

Termasuk orang tua, beberapa rekan, dan kepala sekolah korban yang sempat dicecar pertanyaan oleh polisi, saat menggelar olah TKP di rumah korban.

Selama ini, pihaknya telah memeriksa lima orang saksi atas peristiwa tersebut. Kali ini pun penyidik kembali akan melakukan pemeriksaan saksi yang berbeda.

“Iya hari ini kita akan kembali memanggil beberapa orang saksi. Sebelumnya kami memeriksa lima orang saksi terutama keluarga dan rekan korban,” kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir, Rabu (21/10/2020).

Terkait siapa-siapa saja yang telah dan akan diperiksa, mantan Kasat Reskrim Polres Takalar ini enggan merinci.

Pemeriksaan itu berdasarkan hasil olah TKP yang digelar di rumah korban, di Dusun Bonto Te’ne, Desa Bilalang, Kecamatan Manuju, pada Selasa (20/10/2020) kemarin.

Hal itu untuk mencari fakta yang sebenarnya sekaligus mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban.

“Kemarin (Selasa) kami berkunjung ke sana dan bertemu kedua orang tua korban, serta pemerintah setempat juga kepala sekolahnya. Kami kembali gelar olah TKP untuk mencari fakta lain, untuk dalami motif sebenarnya,” ungkap perwita tiga balok ini.

Gadis belia ini diketahui ditemukan tewas pada Sabtu, (17/10/2020) pukul 08.30 Wita, usai meminum racun hama yang diduga depresi akibat tugas sekolahnya selama ini.

Komentar