Terbitkan Ulang Karikatur Nabi Muhammad, Surat Kabar di Prancis Minta Perlindungan

Rabu, 21 Oktober 2020 22:15

Suasana usai terjadinya pembunuhan terhadap guru di Prancis.

FAJAR.CO.ID — Salah satu surat kabar daerah di Prancis, La Nouvelle Republique, mengaku menerima ancaman di media sosial setelah mempublikasikan karikatur Nabi Muhammad di halaman muka.

Pada 18 Oktober 2020, koran La Nouvelle Republique menerbitkan ulang sketsa gambar Nabi Muhammad dari majalah Charlie Hebdo yang menyoroti ancaman dari kelompok ekstremis Islam, menyusul pembunuhan guru Prancis bernama Samuel Paty pada pekan lalu.

Jurnalis media tersebut, Christophe Herigault, mengatakan kepada BFM TV pada Rabu (21/10) bahwa pihaknya mendapatkan reaksi positif atas penerbitan itu–dengan dalih kebebasan berpendapat dan demokrasi. Namun sejumlah komentar lainnya bernada ancaman.

“Ada empat sampai lima ancaman, khususnya di Facebook, yang membuat kami mengajukan permohonan yudisial sebagai jalan satu-satunya,” ujar Herigault.

Pembunuhan Samuel Paty disinyalir juga terkait dengan kasus kartun Nabi–yang dalam kepercayaan Islam, gambaran apapun dari Nabi Muhammad merupakan penistaan. Paty dipenggal pada siang hari di luar sekolahnya di pinggiran kota Paris oleh remaja 18 tahun.

Bagikan berita ini:
8
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar