Berawal dari Pesan Bernada Hinaan, Menantu dan Mertua Berseteru hingga Berujung Penangkapan

Pelaku penganiayaan, Rina

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Selisih dalam rumah tangga terjadi. Kasus yang melibatkan antara seorang mertua dan menantu di Kota Makassar berhasil diungkap polisi.

Rina yang menerima pesan singkat dari nomor kontak menantunya bernama Sarina yang bernada hinaan, membuat dia geram dan melakukan penganiayaan.

Awalnya, penjual gorden ini datang ke rumah menantunya itu untuk mempertanyakan soal pesan yang dianggap penghinaan tersebut.

Sesampainya di sana, Rina pun mulai berdebat hingga membuat teman Sarina bernama Sri datang untuk melawan Rina.

Berdebatan mulut pun semakin sengit hingga Rina nekat menganiaya Sri bersama seorang temannya, berinisial H.

“Mendengar perdebatan itu, Sri pun keluar sambil marah dan mengaku bahwa dialah yang mengirimkan pesan itu ke Rina. Rina dan temannya pun naik pitam memukul,” kata Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis, Kamis (22/10/2020).

Menurutnya, korban Sri adalah orang yang mengirim pesan bernada hinaan itu menggunakan nomor ponsel Sarina sehingga penganiayaan itu terjadi.

“Sehingga ini mertuanya korban (Rina) ini, mendatangi Sarina untuk klarifikasi, tapi ternyata itu korban (Sri) yang mengaku mengirim kalimat hinaan tersebut,” beber perwira dua balok ini.

Atas kejadian itu dan berselang satu hari kemudian, pelaku Rina pun ditangkap di sekitaran wilayah Kecamatan Tallo, pada Rabu malam (21/10/2020).

KONTEN BERSPONSOR

Komentar