Debat Publik di Makassar, Paslon Sebut KPU Pangkep Buang-buang Anggaran

Kamis, 22 Oktober 2020 18:09

Ilustrasi debat publik

FAJAR.CO.ID,PANGKEP– Paslon pilkada di Pangkep menyesalkan KPU Pangkep yang mengelar debat publik di luar Kabupaten Pangkep. KPU dinilai boros dan tidak mengindahkan efisiensi anggaran.

Itu diungkapkan Liaison Officer paslon nomor urut tiga Andi Ilham Zainuddin-Rismayani (Aiz-Risma) Rahmat Nur, bahwa KPU tidak mengindahkan efisensi anggaran sebab menyelenggarakan debat publik paslon di Kota Makassar.

“Saya tegaskan bahwa debat publik itu harusnya dilaksanakan di daerah dimana pilkada itu digelar. Ini malahan bukan di Pangkep diselenggarakan debat,” katanya.

Selain itu pihaknya juga menilai alasan KPU melaksanakan debat publik di luar Pangkep itu tidak realistis.

“Saya tadi minta di Pangkep, tetapi diputuskan di Makassar. Saya sudah sampaikan azas penyelenggara itu efisiensi. Tetapi justru dilaksanakan di Makassar. Alasan KPU untuk melaksanakan debat di Makassar tidak realistis, harusnya tetap di Pangkep melihat anggaran KPU harusnya efisiensi dan sekarang juga pandemi. Jadi pilihan terbaik di Pangkep,” bebernya.

Senada dengan itu, Calon Wakil Bupati Pangkep nomor urut empat, Lutfi Hanafi juga berpendapat sama, KPU seharusnya melaksanakan debat di daerah pemilihannya saja.

“KPU hanya buang-buang anggaran saja. Padahal efisiensi selama ini disampaikan. Sebaiknya diadakan di Pangkep saja, tidak ada gunanya diadakan diluar Pangkep hanya buang-buang biaya,” paparnya.

Terpisah, Komisoner KPU Pangkep, Saiful Mujib mengatakan, pertimbangan massa menjadi pilihannya melaksanakan debat diluar Pangkep.

Bagikan berita ini:
8
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar