Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Bikin Linglung, Anggota Komisi III Curigai Ada Intervensi

Kebakaran Gedung Kejagung.

FAJAR.CO.ID — Ada yang janggal dalam pengungkapan insiden kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung). Anggota Komisi III DPR, Wihadi Wiyanto, merasa heran terkait penyebab terbakarnya gedung di bawah Pimpinan Burhanuddin itu.

Di mana, kata Wihadi, Kabareskrim pernah mengungkapkan bahwa terbakarnya gedung Kejagung karena ada unsur sabotase atau disengaja.

Namun, kemudian pernyataan itu diubah dengan tidak adanya unsur kesengajaan.

Demikian disampaikan oleh Politisi Gerindra itu dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

“Pada saat awal dikatakan bahwa gedung Kejagung itu ada unsur kesengajaan dan sekarang setelah dilakukan penyidikan maka timbul pertanyaan apakah ada intervensi atau tekanan,” jelasnya.

Menurutnya, pernyataan hal tersebut terlalu terburu-buru diungkapkan ke publik lantaran data-datanya belum bisa dipertanggung jawabkan.

“Saya kira terlalu terburu-buru karena keakuratan data oleh Kabareskrim ini sampai sejauh mana apa bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Anak buah Prabowo Subianto ini pun meminta kepada Polri untuk lebih memperdalam perihal dengan kasus kebakaran tersebut.

Sebab, jika tidak adanya konsistensi dari Polri terkait penanganan kasus tersebut akan membuat gaduh secara nasional

“Kasus ini memang yang harus diperdalam lagi dan ini sudah membuat gaduh secara nasional dengan pernyataan awal adanya unsur kesengajaan atau sabotase dengan dibakar sekarang setelah diselidiki yang langkahnya ke penyidikan ternyata tidak,” tuturnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar