Klaim Media Rusia, Mesut Oezil Disingkirkan Karena Isu Muslim Uighur

Kamis, 22 Oktober 2020 21:01

Mesut Oezil menyaksikan rekan-rekannya berlaga dari tribun. Dia sudah tak masuk dalam skuad Arsenal. (Andrew Matthews / POOL / AFP)

Manajer Arsenal Mikel Arteta menolak semua spekulasi tersebut. “Yang bisa saya katakan, keputusan ini adalah murni soal sepak bola,” kata Arteta kepada Daily Mail.

Selain Oezil, Arteta juga meninggalkan bek tengah Sokratis Papastathopoulos. Hanya, dibandingkan Sokratis, sosok Oezil lebih punya pengaruh di London Colney, kamp latihan Arsenal.

Oezil masih tercatat sebagai pemain yang bergaji termahal di Arsenal. Nominalnya mencapai GBP 350 ribu (Rp 6,69 miliar) per pekan.

’’Oezil takkan pernah main untuk Arsenal lagi. Karena dia tidak akan bisa menekan seperti yang diinginkan Arteta,’’ begitu analisis mantan pemain belakang timnas Inggris dan Manchester City Micah Richards, dalam kolomnya di Daily Mail.

Richards menulis, Oezil tak punya kemauan untuk merebut hati Arteta. ’’Jika seorang pemain mempunyai bakat dan ada kemauan untuk bekerja, siapa pun pelatihnya pasti bisa menemukan ruang untuknya,’’ sambung Richards. Ya, relasi Oezil dengan Arteta renggang sejak musim lalu.

Sebelum dicampakkan dari komposisi pemain untuk Premier League, nama gelandang 32 tahun itu lebih dulu menghilang dari skuad yang didaftarkan Arsenal untuk melakoni Liga Europa musim ini. Selain dua ajang bergengsi itu, Oezil tak bisa dimainkan di Piala Liga dan Piala FA.

Lalu, ke mana Pemain Terbaik Arsenal Musim 2015–2016 itu selama sisa paro musim ini? Sejatinya, durasi kontrak Oezil baru akan berakhir pada musim panas 2021.

Komentar