KPK Jebloskan Dua Mantan Pejabat di Jatim ke Lapas Surabaya

Kamis, 22 Oktober 2020 11:55

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (KPK/Antara)

Namun jika tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut, maka dipidana penjara selama 6 bulan, serta uang sejumlah Rp 200 juta yang disita KPK yang berada pada rekening penampungan KPK dirampas oleh negara dan disetorkan kepada kas negara.

Pada hari yang sama, KPK juga mengeksekusi mantan Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo Judi Tetrahastoto yang juga terbukti menerima suap terkait proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Sidoardjo. Dia jebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya untuk menjalani hukuman 2 tahun penjara.

“Berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Surabaya No.37/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Sby tanggal 5 Oktober 2020 dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya di Porong untuk menjalani pidana penjara selama 2 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan,” ucap Ali.

Mantan pejabat Kabupaten Sidoarjo itu juga dibebani juga kewajiban membayar denda sebesar Rp 150 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan. Selain itu, dia juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp 200.700.000, dengan ketentuan apabila tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap maka harta bendanya akan disita oleh JPU dan dapat dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Komentar