Kurangi Resiko Jantung, Ini 5 Manfaat Lain Mengonsumsi Kunyit

Kamis, 22 Oktober 2020 11:08

Putu Wida meminum jamu buatannya di rumahnya di Banjar Pengosekan Kaja Desa Mas (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — KUNYIT telah lama menjadi bahan pokok pengobatan tradisional selama ribuan tahun. Kini, ilmu pengetahuan modern telah mengkonfirmasi beberapa manfaat kunyit untuk kesehatan, dari sifat anti-inflamasi hingga perannya sebagai antioksidan.

Berikut ini beberapa manfaat kunyit untuk kesehatan, seperti dilansir laman Genpi.co, Kamis.

  1. Suplemen Anti-Penuaan

Tidak ada bukti kuat yang menyatakan kunyit bisa secara langsung memengaruhi umur panjang. Namun, menurut sebuah studi yang diterbitkan pada 2010, kemampuan kurkumin dalam melawan peradangan serta melindungi tubuh dari radikal bebas, ikut berpotensi menunda degenerasi otak dan penyakit lain yang berkaitan dengan usia.

  1. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Berdasarkan penelitian di Prancis yang dilakukan selama 16 minggu menunjukan subjek yang diberi makan dengan tambahan kurkumin mengalami penurunan timbunan lemak di arteri sebanyak 26 persen.

Jika dibandingkan dengan subjek yang tidak makan dengan tambahan kurkumin.

  1. Meningkatkan Kapasitas Antioksidan Tubuh

Menurut penelitian yang berjudul Antioxidant and Anti-Inflammatory Properties of Curcumin, diketahui kurkumin adalah antioksidan kuat yang bisa menetralkan radikal bebas karena struktur kimianya.

Selain itu, kurkumin juga bisa meningkatkan aktivitas enzim antioksidan di dalam tubuh dan memblokir molekul-molekul radikal bebas. Dengan cara itulah, kurkumin mampu mencegah kerusakan oksidatif akibat radikal bebas yang diyakini sebagai salah satu penyebab masalah penuaan dan berbagi macam penyakit.

  1. Mencegah Diabetes

Kurkumin juga bisa menjaga kestabilan kadar gula darah sehingga mampu mencegah dan mengobati diabetes tipe 2. Selama ribuan tahun, tanaman ini telah dipercaya sebagai obat untuk membantu mengatasi diabetes pada pengobatan tradisional Tiongkok.

Menurut penelitian A. Sahebkar yang diterbitkan pada tahun 2013, dalam beberapa uji klinis pasien diabetes tipe 2, kurkumin diketahui bisa membantu mengobati diabetes dan komplikasinya.

Bahkan, sejumlah penelitian juga telah menunjukan kurkumin mampu mengurangi peradangan dan menunda atau mencegah resistensi insulin.

  1. Mengurangi Gejala PMS

Dikutip dari Mindbodygreen, menurut Kanchan Koya, Ph.D., spice expert, kunyit adalah salah satu rempah yang sangat bagus untuk mengurangi gejala PMS. Lebih lanjut, menurut jurnal yang berjudul Curcumin Attenuates Severity of Premenstrual Syndrome Symptoms: A Randomized, Double-Blind, Placebo-Controlled Trial, kurkumin memiliki efek yang sangat baik untuk mengurangi gejala PMS, berkat sifat anti-inflamasi yang dimilikinya.

  1. Mengatasi Depresi

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di National Library of Medicine, dalam sebuah uji coba pada 60 orang yang mengalami depresi, mengonsumsi kurkumin selama enam minggu ternyata sama efektifnya dengan menggunakan obat antidepresan untuk mengatasi masalah depresi.

Bahkan, sebuah studi lain menunjukan kurkumin bisa meningkatkan neurotransmiter otak serotonin dan dopamin, yakni hormon yang memberi rasa bahagia. (genpi/jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
8
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar