Menlu AS ke Indonesia, Jimly: Jelas Bujuk RI Agar Tak Berpihak ke RRC

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. (AP Photo/Andrew Harnik)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pekan depan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo akan berkunjung ke Indonesia.

Senator DPD RI, Jimly Asshiddiqie menduga rencana kunjungan tersebut untuk membujuk pemerintah Indonesia agar tak memihak ke Republik Rakyat China (Tiongkok).

“Nanti setelah Menlu AS berkunjung, makin jelas gigihnya AS bujuk RI tidak brpihak ke RRC.” kata Jimly di akun Twitternya, Kamis (22/10/2020).

Kunjungan tersebut, kata Ketua ICMI itu bisa menjadi peluang bagi Indonesia. Salah satunya meminta Amerika Serikat memindahkan pabrik-pabrik mereka dari China ke Indonesia.

“Peluang emas untuk tekan AS agar teken persetujuan pindahkan pabrik-pabrik industrinya dari China ke Indonesia,” sebutnya.

Bahkan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menjelaskan jika perlu pemerintah menyiapkan Undang-undang atau peraturan pemerintah khusus demi memudahkan investor AS.

“Bila prlu buat UU/PERPU khusus untuk kemudahan investasi mereka. Bisa jadi UU Ciptaker tidak relevan,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo sudah menyampaikan agenda utama kunjungan ke Indonesia adalah membahas kekhawatiran mereka tentang China.

Saat ditanya spesifik mengenai kunjungan ke Indonesia, Pompeo menyatakan ia tahu orang Indonesia memiliki keinginan serupa dengan negara Asia Tenggara lainnya yakni Indo-Pasifik yang terbuka.

“Kemampuan mereka untuk melakukan tiap urusan dengan cara yang mereka inginkan di dalam negara mereka (yang) terus-menerus diancam oleh Partai Komunis China,” ucap Pompeo dilansir dari AFP, Kamis (22/10).

KONTEN BERSPONSOR

Komentar