Terkendala Biaya dan Takut Divonis Covid-19, IRT Ini Pilih Melahirkan Tanpa Bantuan Medis

Suasana di depan rumah Fitri Handayani.

FAJAR.CO.ID, GOWA – Malang nasib Fitri Handayani, 21 tahun. IRT asal Kabupaten Gowa ini memilih melahirkan bayinya di rumah sendiri dari pada di rumah sakit, pada Rabu (21/10/2020) pukul 10.10 Wita kemarin.

Hal itu lantaran dia tidak punya uang untuk membayar biaya persalinan di rumah sakit. Apalagi suaminya, Alimuddin, 25 tahun hanya berprofesi sebagai buruh bangunan.

Selain terkendala biaya, pasutri ini memilih melahirkan bayinya di rumah sendiri karena takut divonis Covid-19 oleh pihak rumah sakit.

“Kita takut Corona. Itu nomor satu. Tiba-tiba adik saya melahirkan, malah mau dikirim (ke ruang isolasi) atau apa, kami tidak mau,” kata kakak kandung Fitri, Almayani, Kamis (22/10/2020).

Alhasil, ibu muda ini terpaksa melahirkan anak ketiganya itu di rumahnya sendiri tanpa bantuan bidan atau pihak medis dari rumah sakit terdekat.

Beruntung, Fitri dan bayinya itu selamat atas proses kelahiran anak ketiganya tersebut yang berjenis kelamin laki-laki, yang tampak sangat mungil.

“Alhamdulillah selamat dua-duanya. Adik saya melahirkan anak laki-laki meski tanpa bantuan medis. Tapi beberapa saat kemudian, bidan pun datang membersihkan Fitri dan bayinya itu,” tambah Almayani kepada wartawan.

Tidak hanya ketakutan Fitri dan Alimuddin yang divonis Covid-19 dan terkendala biaya, pasangan suami istri (Pasutri) yang tinggal di Jalan Harapan, Sungguminasa ini juga tidak punya berkas administrasi untuk rawat inap di rumah sakit bersalin.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar