Achmad Yurianto Dicopot dari Jabatan Dirjen P2P, Kini Jadi Staf Ahli

Achmad Yurianto mengenakan baju batik yang motifnya seperti virus corona. (BNPB)

FAJAR.CO.ID — Achmad Yurianto dimutasi sebagai staf ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi. Itu setelah Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mencopotnya dari jabatan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P).

Dengan dimutasinya Achmad Yurianto, kini jabatan dirjen P2P masih kosong. Pencopotan Achmad Yurianto dari dirjen P2P bersamaan dengan pelantikan dirinya sebagai staf ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi pada Jumat (23/10) di gedung Kemenkes.

“Pelantikan ini hendaklah dimaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekadar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu,” kata Menkes Terawan dalam sambutan pelantikan Achmad Yurianto.

Terawan menegaskan, mutasi di lingkungan Kemenkes untuk jabatan tinggi madya adalah bagian dari pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja, supaya pelayanan jadi maksimal.

Terawan berharap kinerja positif yang ditorehkan Achmad Yurianto sewaktu menjabat dirjen P2P dapat diteruskan di jabatan yang baru.

Terutama di masa pandemi, Terawan meminta agar situasi ini bisa menjadi momentum mantan jubir Satgas Covid-19 itu berinovasi dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, terutama dalam layanan kesehatan digital.

Nama Achmad Yurianto melambung sewaktu dia menjadi jubir pemerintah untuk penanganan Covid-19 di Tanah Air. Mulai dari kasus pertama hingga beberapa bulan lalu.

Selama jadi jubir pemerintah untuk penanganan covid-19, hampir setiap hari Achmad Yurianto berinteraksi dengan awak media untuk mengabarkan perkembangan kasus Covid-19.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar