Appi-Rahman Pimpin Makassar, Ini Sebelas Model Insentif untuk Warga

Jumat, 23 Oktober 2020 21:10

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman). Di tengah pandemi Covid-19, perbaikan ekonomi warga adalah target utama Appi-Rahman jika diamanahi memimpin Makassar.

Model pembangunan kesejahteraan rakyat itu antara lain menahan laju peningkatan beban biaya atau pengeluaran masyarakat, pada sisi lain mendongkrak pendapatannya.

Untuk menahan atau bahkan menurunkan beban pengeluaran warga, intervensi pemerintah diperlukan, seperti membebaskan iuran, mengurangi pajak, sejauh yang menjadi kewenangan pemerintah kota.

Pada sisi peningkatan pendapatan, Appi-Rahman memprogramkan penciptaan lapangan kerja, seperti pembentukan UMKM di setiap RW berikut pelatihan-pelatihannya, kemudahan pengurusan izin-izin usaha sehingga tidak berbiaya tinggi.

Tidak berarti Appi-Rahman hanya fokus pada UMKM. Pengusaha dan usaha-usaha besar juga akan diberikan insentif agar bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19 sehingga mereka kembali menyerap tenaga kerja. Dengan demikian, pengangguran dan kemiskinan teratasi.

Khusus untuk warga, Appi-Rahman memastikan akan memberikan insentif bagi yang aktif di kegiatan keagamaan dan sosial. Jika dirinci, sedikitnya ada 11 profesi yang akan diberikan insentif bulanan.

Ke-11 profesi itu adalah tenaga medis yang bekerja dalam penanganan langsung Covid-19. Insentif bagi Ketua RT/RW, guru mengaji, guru sekolah minggu, imam mesjid, pemandi jenazah dan marbot mesjid.

Selanjutnya insentif atau gaji bagi guru honorer dengan mengikuti standar Upah Minimum Provinsi (UMP). Adapula insentif bagi pekerja seni atau budaya. Bahkan petugas keamanan atau yang akrab dikenal sebagai paronda pun tak luput dari perhatian serius paslon nomor urut 2.

Komentar