Kampus Ikut Dirusak Massa, Rektor UNM Minta Polisi Usut Pelaku

Jumat, 23 Oktober 2020 00:29

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di depan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) berujung ricuh, Kamis malam (22/10/2020).

Kampus UNM yang berada di Jl AP Pettarani Makassar ikut menjadi korban amukkan massa. Kaca jendela dan pintu di lantai basemen dan pelataran Menara Pinisi pecah.

Rektor UNM, Prof Husain Syam mengatakan sejak pukul 17.00 WITA demo berlangsung. Dia menyebutkan yang demo bukan bagian dari mahasiswa UNM.

“Sehingga kita tdk bisa mengawal. Saya sendiri keluar dari kampus setelah magrib dibonceng sepeda motor. Karena jalanan ditutup pendemo,” katanya.

Menurut info dari sekuriti UNM, Husain menyebutkan bahwa pendemo adalah gabungan (aliansi) mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar.

“Pihak pengamanan UNM pun takut mendekat karena mereka pendemo tidak mengenal kami,” sebutnya

Terkait aksi pengrusakan, dirinya ikut mengutuk kejadian tersebut dan meminta aparat kepolisian mengusutnya.

“Saya rektor UNM mengutuk keras pelaku pengrusakan kampus UNM dan meminta kepada aparat penegak hukum mengusut tuntas pelaku dan diberi hukuman sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Soal penyampaian aspirasi, mantan dekan Fakultas Teknik UNM itu memberikan apresiasi dan penghargaan.

“Saya menghargai penyaluran aspirasi oleh siapapun tapi tidak mentolerir perbuatan siapapun yang telah merusak fasilitas kampus (Pelataran Gedung Pinisi UNM),” pungkasnya. (Ishak/fajar)

Komentar