Kampus UNM jadi Sasaran Tembakan Gas Air Mata, Kapolda: Itu Sesuai Protap!

Kampus UNM yang rusak

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aparat kepolisian menyebut, kerusakan di dalam gedung Universitas Negeri Makassar (UNM) pada aksi bentrok kemarin dianggap hal yang tidak diinginkan

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam menganggap, letusan tembakan gas air mata ke arah gedung itu semata-mata bukan bertujuan untuk merusak fasilitas di dalam kampus ternama itu.

Melainkan diarahkan ke massa aksi yang sudah terprovokasi justru menyerang dari dalam gedung kampus tersebut. Polisi pun terpaksa menyerang balik dengan gas air mata, agar mereka bisa membubarkan diri.

“Itu sesuai dengan protap. Bukan ke arah kampus. (Tapi) ke arah kelompok massa yang melakukan upaya-upaya anarkis,” katanya, Jumat (23/10/2020).

Pantauan di lokasi saat itu, aparat gabungan sempat masuk ke dalam gedung untuk membubarkan dan menangkap massa aksi yang sudah terprovokasi serta dianggap sebagai penyusup.

Masyarakat sekitar yang sudah telanjur emosi karena unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja sejak Kamis sore (22/10/2020) kemarin, hingga pada dini hari tak kunjung usai dan membuat warga sekitar melawan dan terlibat saling serang.

Bahkan sempat memukul mundur para massa anarkis itu melalui Jalan Raya Pendidikan dan gedung Phinisi, kampus UNM dengan lemparan batu dari warga dan gas air mata dari polisi yang tiba di lokasi.

Rektor UNM pun menyesali unjuk rasa yang berujung pada aksi pengrusakan fasilitas dalam kampus binaannya itu. Penyesalan itu bukan terhadap polisi dan masyarakat sekitar.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar