Pelajar SMP Dicabuli 10 Pelaku di 5 TKP Berbeda

ilustrasi

FAJAR.CO.ID. SINGARAJA – Kasus dugaan pencabulan yang menimpa seorang pelajar SMP berusia 14 tahun masih terus didalami Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng.

Namun, kepolisian cukup kesulitan mengungkap tabir perbuatan keji yang diduga dilakukan 10 orang pelaku. Pasalnya, korban yang dimintai keterangan masih alami trauma berat.

Polisi sendiri masih menyelidiki TKP pencabulan yang dialami korban. Dari hasil penyelidikan, setidaknya ada lima TKP pencabulan.

TKP pertama di Banjar Dinas Penarungan, Kelurahan Penarukan. Diduga di TKP ini 5 orang pelaku mencabuli korban secara bergiliran.

Kemudian TKP kedua hingga kelima terjadi di Alasangker, Desa Jinengdalem. Aksi pencabulan itu mulai di semak-semak, bengkel dan rumah.

Aksi itu dilakukan di waktu dan tempat berbeda termasuk dengan pelaku berbeda pula. “Sampai saat ini belum dilakukan olah TKP,” ujar Kasatreskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto.

Pasalnya, polisi tidak ingin proses penyelidikan kasus tersebut hanya berdasar asumsi atau dugaan. Sehingga diperlukan bukti kuat, terutama keterangan dari korban dan saksi lain.

Sehingga aksi para pelaku bejat tersebut bisa segera terungkap dan diproses hokum sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tidak bisa menduga dan belum kami pastikan (informasi pelaku pencabulan terhadap korban lebih dari 10 orang),

karena korban belum bisa dimintai keterangan. Kalau soal menduga-menduga sih boleh saja, tapi tetap ada proses penyelidikan,” ucap AKP Vicky.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar