10 Pasangan yang Terjaring Razia di Hotel Jadi Tontonan Orang Dewasa hingga Anak-anak

Pasangan muda mudi mendapat pembinaan dari tokoh masyarakat di kantor Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat (23/10). Foto: Denden Ahdani/radartasikmalayatv

FAJAR.CO.ID, TASIKMALAYA – Masyarakat Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya menjadi saksi pembinaan terhadap sepuluh pasangan nakal, di halaman kantor kecamatan setempat, Jumat (23/10).

Dari orang dewasa hingga anak-anak, menyaksikan sepuluh pasangan muda mudi yang terjaring razia di sejumlah hotel di Mangkubumi itu dibina oleh ulama dan aparat.

Pasangan nakal tersebut diamankan lantaran kedapatan berbuat asusila.

Camat Mangkubumi Dahlan Arifin mengatakan, razia ke hotel-hotel merupakan bagian dari penerapan Peraturan Daerah (Perda) Tata Nilai yang berlaku di Kota Tasikmalaya.

Razia itu diikuti tak hanya oleh aparat, melinkan juga unsur ulama dan tokoh masyarakat. “Ini adalah penerapan Perda Tata Nilai untuk meminimalisasi perbuatan maksiat di wilayah kami,” katanya seperti dikutip dari Radar Tasikmalaya.

Dia menerangkan, razia itu merupakan kegiatan rutin yang dilakukan di Kecamatan Mangkubumi.

Pengelola hotel yang masih membiarkan perbuatan tak sesuai Perda Tata Nilai diberikan teguran. Camat Dahlan mengaku tak bisa memberikan sanksi langsung kepada pengelola hotel.”Kami hanya menegur mereka. Kalau tak ada perubahan, kami sampaikan ke Pemkot untuk ditindaklanjuti,” terangnya.

Dalam Pasal 5 ayat 5 huruf B Perda Kota Tasikmalaya Nomor 7 Tahun 2014 tentang Tata Nilai Kehidupan Masyarakat yang Religius di Kota Tasikmalaya menyebutkan, perbuatan yang harus dihindari adalah perzinaan atau pelacuran, baik yang dilakukan oleh orang yang berbeda jenis kelamin maupun oleh orang yang berjenis kelamin sama.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar