Pep Guardiola Catatkan Rekor Poin Terburuk dalam Kariernya, Ini Kata Pemainnya

Sabtu, 24 Oktober 2020 21:44

Pep Guardiola harus memutar otak di markas Sheffield United/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Manchester City hanya mencuri satu poin di markas West Ham United pada laga pekan keenam Premier League, Sabtu, 24 Oktober malam ini. Hasil itu membuat Pep Guardiola mencatatkan rekor terburuk poin dalam kariernya.

Dengan hasil ini, City saat ini baru mengumpulkan delapan poin dari lima pertandingan Liga Premier. Itu untuk pertama kalinya tim yang dikelola oleh Guardiola gagal meraih setidaknya 10 poin setelah lima pertandingan di kompetisi papan atas (11 kampanye liga sebelumnya).

“Kami ingin mendapatkan poin hari ini, saya pikir kami bermain sangat baik dan mengendalikan sebagian besar pertandingan. Sangat kecewa tidak memenangkan pertandingan tetapi kami akan mengatasinya besok dan meningkatkan performa untuk pertandingan berikutnya,” kata gelandang Manchester City Phil Foden berbicara kepada BT Sport dikutip dari BBC Live.

Jalannya Pertandingan

Pada laga yang berlangsung di London Stadium yang berakhir beberapa saat lalu, Manchester City menekan tuan rumah sejak awal. Mereka melakukan penguasaan bola hingga 72%. Namun, West Ham mampu mencuri gol di menit ke-17.

Diawali kerjasama Tomas Soucek dan Vladimir Coufal di sebelah kanan, nama terakhir kemudian mengirim umpan ke kotak penalti di mana Michail Antonio sudah menunggu. Meski dikawal ketat dan membelakangi gawang, Antonio mampu menunjukkan kelasnya.

Antonoi secara akrobatik melompat dan melakukan tendangan voli di atas kepala. Bola yang meluncur deras tidak mampu diselamatkan Ederson Moraes. Ada pemeriksaan VAR untuk handball setelah gol itu. Namun, Soucek tidak terlihat menyentuh bola dengan tanganya ketika mengontrol bola.

Meski kedua klub sama-sama mampu memberi ancaman, tidak ada gol tambahan tercipta di paruh pertama dan West Ham unggul 1-0 memasuki jeda. Secara umum, City dominan dalam permainan. Akan tetapi, peluang yang dikreasi kedua klub sangat berimbang.

City menurut statistik BBC Live melapaskan total lima tembakan berbanding empat milik The Hammers. Meski demikian, kedua klub sama-sama hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran.

Kembali ke lapangan, Manajer City, Pep Guardiola langsung melakukan perubahan. Sergio Aguero ditarik keluar digantikan Phil Foden. Tak butuh waktu lama, pergantian tersebut membuahkan hasil bagi The Citizens.

Pada menit ke-51, Foden mampu menyamakan kedudukan. Menerima umpan dari Joao Cancelo di sisi kiri, bola yang berada agak sedikit di belakangnya mampu dikontrol dengan baik oleh Foden. Setelah itu, ia memutar tubuhnya dan melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut kiri bawah. Skor 1-1.

Semenit kemudian, Michail Antonio mengalami masalah. Manajer West Ham, David Moyes terpaksa memasukkan Andriy Yarmolenko. Dengan pergantian ini, Jarrod Bowen ditarik ke tengah, sementara Yarmolenko bergerak ke kanan.

Di pertengahan babak kedua, City dan West mencoba menambah daya serang. West Ham menarik keluar Jarrod Bowen dan memasukkan penyerang anyar mereka, Sebastien Haller. Sementara City menggantikan Bernardo Silva dengan Kevin De Bruyne.

Pep Guardiola yang bertekad memperbaiki posisi mereka mencoba memaksakan kemenangan dengan menarik keluar Kyle Walker dan memasukkan pemain yang bernaluri lebih menyerang Oleksandr Zinchenko di menit ke-78.

Sepuluh menit akhir, City mencoba mengurung tuan rumah. Sayangnya, tidak ada lagi gol yang tercipta. Skor 1-1 pun menjadi hasil akhir. Dengan hasil ini, West dan City tertahan di papan tengah dengan poin delapan. (amr)

Komentar