Tahun Baru, Makassar Punya Ikon Baru

Proyek Jalan Tanjung Bunga

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah menegaskan, pengembangan Jalan Metro Tanjung Bunga wajib dilakukan karena sudah jalan penghubung Makassar – Gowa – dan Takalar melalui pesisir barat ini sudah sangat padat.

Jalan Metro Tanjung Bunga ini, menurut Nurdin Abdullah akan dibuat dengan lebar menjadi 50 meter lengkap pedestrian yang setara dengan infrastruktir kota-kota besar lainnya. Tahap pertama proyek yang akan menjadi ikon Kota Makassar ini akan selesai akhir tahun 2020 ini.

Bupati Bantaeng periode 2008 – 2018 ini menguraikan, Makassar adalah etalasi timur dan harus ada lendmark. “Jangan sampai pintu gerbang timur diambil alih kota lain. Ini menjadi landmark Kota Makassar. Akan ada aturan yang mengatur tata ruang Jalan Metro Tanjung Bunga,” katanya.

Tokoh peraih Bung Hatta Award 2017 ini mengatakan, kalau mau maju, kita harus bersama-sama. “Saya sikat semua yang merintangi saya dalam upaya memajukan Kota Makassar dan Sulsel pada umumnya,” tegasnya dengan nada tinggi.

Menurut Nurdin Abdullah, pejabat harus kerja untuk rakyat. “Kita dapat amanah untuk majukan kota. Majukan Sulsel. Saya pertaruhkan nyawa saya untuk kemajuan kota Makassar,” tegas Nurdin Abdullah dalam sambutan pada acara dimulainya Pembangunan Pelebaran Jalan Metro Tanjung Bunga menjadi 50 meter.

Pada acara yang berlangsung di Pelataran Danau Tanjung Bunga itu, hadir PJ Walikota Makassar Prof Rudy Djamaluddiin, Ketua DPRD Makassar Rudiyanto Lallo, Dirut PT Nindya Karya Haedar A Karim, tokoh masyarakat Sulsel HM Aksa Mahmud, dan pejabat Kota Makassar.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar