Bawa 2 Bilah Parang saat Kumpul di Pasar Sentral, Begini Nasib Pemuda Ini

Dua bilah parang yang diamankan polisi dan dibawa ke Polres Pelabuhan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penyalahgunaan sebilah parang kerap terjadi. Bahkan mengancam nyawa. Kali ini, polisi menangkap seorang pemuda yang membawa dua bilah benda tajam tersebut.

Dari enam pemuda yang digeledah oleh Tim Thunder Polda Sulsel di sekitaran Pasar Sentral, Kota Makassar, seorang di antaranya membawa parang yang disembunyi di dalam sebuah kios.

“Satu orang kami amankan dan dibawa ke Polres Pelabuhan karena membawa dua parang saat sedang berkumpul di sekitaran pasar,” kata Dantim 1 Thunder Polda Sulsel, Aipda Rijal, Minggu (25/10/2020).

Pemuda itu ketahuan membawa benda tajam itu karena sempat gelisah, saat polisi bersenjata laras panjang yang berpatroli datang dan langsung menghampiri mereka.

Kata Aipda Rijal, para pemuda ini tidak dilarang berkumpul. Namun yang dia sayangkan, satu dari enam pemuda itu membawa parang yang memancing kecurigaan polisi.

“Kami tidak larang mereka berkumpul. Tetapi satu dari mereka justru bawa parang. Kami tindak,” tambah Aipda Rijal kepada warga sekitar di lokasi.

Apalagi pada beberapa hari sebelumnya, aksi penganiayaan menggunakan sebilah parang terjadi di Jalan Barawaja, Kota Makassar, Jumat (23/10/2020) lalu.

Aksi terlarang itu dilakukan oleh seorang pria bernama Syahafudin Daeng Lewa, 40 tahun yang menebas istrinya bernama Selfi dan dua mertuanya hingga ditemukan sekarat.

Usai menebas, pelakunya pun dikejar dan ditembak mati oleh aparat kepolisian. Saat ini ketiga korban itu masih dirawat di tiga rumah sakit berbeda di Kota Makassar.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar