Siswi Kesayangan Minum Racun, Kepala SMAN 18 Gowa Minta Maaf


FAJAR.CO.ID, GOWA – Jajaran SMA Negeri 18 Gowa berduka soal kematian salah satu siswinya, MS, 16 tahun karena meneguk racun akibat depresi karena belajar online.

Bahkan Kepala SMA Negeri 18 Gowa, Rahman Tata meminta maaf atas kejadian yang menimpa siswi kesayangannya itu, pada Sabtu pagi (17/10/2020) lalu.

Rahmat Tata yang sebelumnya membantah keras pernyataan polisi yang menyebut, MS depresi karena belajar online, kini tidak ingin lagi berbicara banyak terkait hal tersebut.

“Mohon maaf pak. Saya sudah tidak berani pak. Maafkan saya pak kalau kata-kata saya yang salah pak. Tabe (permisi) minta maaf,” ujarnya, Minggu (25/10/2020).

Dia sebelumnya sangat lantang menepis dugaan kepolisian yang menyebut MS depresi akibat belajar online. Rahman juga pernah berkata, dugaan itu adalah pernyataan yang tidak tepat.

Namun kini justru berbalik arah. Rahman menyerahkan kasus ini kepada penyidik Polres Gowa, untuk diselidiki atas peristiwa yang terjadi di Desa Bilalang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa ini.

“Nanti polisi yang jelaskan kalau memang ada perlu diperjelas,” jelas Rahman Tata.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir mengatakan, akses internet di rumah korban sangat sulit dijangkau karena berada di kawasan pegunungan.

“Motifnya yakni stres karena banyak beban tugas sekolah yang tidak diselesaikan secara online, dan stres karena sulitnya mendapat jaringan untuk mengirim hasil tugas,” pungkasnya. (ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar