Dovizioso Menyerah dalam Perburuan Gelar MotoGP

Andrea Dovizioso/Crash

FAJAR.CO.ID, ARAGON—Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso lempar handuk dalam perburuan gelar MotoGP musim ini. Setelah gagal menunjukkan performa bagus di Aragon, malam tadi, ia pesimis bisa bersaing dalam perburuan trofi juara.

Pembalap Italia itu saat ini berada di posisi kelima klasemen dengan poin 109. Ia tertinggal 28 poin di belakang pemimpin klasemen sementara, Joan Mir. Dengan tersisa tiga balapan, perjuangan Dovi memang sangat berat.

Apalagi, ia juga harus bisa mengalahkan rider empat besar lainnya; Fabio Quartararo, Maverick Vinales, hingga Franco Morbidelli. “Sulit untuk menjadi optimis,” kata Dovi setelah mencatatkan finis terburuk di MotoGP dikutip dari Motogp.com.

Walau terpaut 25 poin dari Mir, Franco Morbidelli sementara itu tak mau menyerah. Bagi rider Yamaha Petronas itu, kemenangannya di Aragon membuka kembali peluang dia untuk bersaing di jalur juara MotoGP 2020.

“Sekarang kami kembali ke permainan, 25 poin di belakang pemuncak klasemen. Saya pikir kami harus seagresif kami hari ini di Valencia dan Portimao,” tegas Morbidelli dikutip dari Road Racing Word.

Terkait performanya malam tadi, ia mengaku sangat senang dengan timnya. “Saya makan dinamit untuk sarapan! Saya merasa luar biasa. Perasaan dengan motornya luar biasa, kami bertaruh sedikit dengan pilihan ban,” jelasnya.

“Kami tahu kami harus melakukan sesuatu yang lebih dan kuat tentang pilihan ban dan kami memutuskan untuk menggunakan medium dan itu terbayar karena dalam balapan itu berhasil. Itu sangat baik dan saya merasa senang dengan paket hari ini,” lanjutnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar