Kompol Imam Zaidi Terlibat Narkoba, Argo Yuwono: Harus Dihukum Mati

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (Polri/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mabes Polri memberikan ancaman hukuman mati, terhadap anggota polri yang terlibat peredaran gelap narkotika jenis sabu.

Ancaman itu juga berlaku terhadap pelaku berpangkat Kompol yang bernama Imam Zaidi (55) yang terlibat peredaran barang haram tersebut.

“Oknum anggota yang terlibat peredaran barkoba harus dihukum mati,” kata Kadiv Humas Polri Argo Yuwono dalam keterangannya, Senin (26/10/2020).

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menuturkan, Kapolri sangat tegas bila ada anggota terlibat kasus narkoba. Pasalnya, anggot sendiri sudah mengetahui aturan serta undang- undang peredaran barang haram tersebut.

“Kapolri tegas (terhadap anggota terlibat narkoba) karena yang bersangkutan tahu undang-undang dan tahu hukum,” ungkapnya.

Sebelumnya, oknum polisi bernama Imam Zaidi (55), berpangkat Kompol yang berdinas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau ditangkap bersama seseorang bernama Hendry Winata (51) karena terlibat perdaran narkoba jenis sabu sebanyak 16 kg.

Mereka diamankan di Jalan Arengka/Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru, Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.

Keduanya menumpang mobil Opel Blazer, BM 1306 VW. Aksi kejar-kejaran pelaku dengan aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau pun tak terhindarkan.

Imam Zaidi mengalami luka tembak dibagian lengan dan punggung. Sementara Hendry mengalami luka akibat terbentur.

Kedua tersangka lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani perawatan.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar