Pasca UU Omnibus Law Kelar, Bank Exim USA Siap Investasi Rp112,5 T

Bank EXIM USA

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Bank Ekspor Impor Amerika Serikat (EXIM) Kimberly A. Reed menemui Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta. Dalam pertemuan itu, keduanya berkehendak saling mendukung terhadap Nota Kesepahaman (MoU) antara EXIM dan Republik Indonesia guna meningkatkan investasi di Indonesia, serta mempererat hubungan perdagangan antar kedua negara.

Dalam perjanjian ini, EXIM dan RI sepakat menjajaki dan mengenali berbagai peluang potensi pendanaan EXIM senilai USD 750 Juta atau sekitar Rp112,5 triliun. Sementara penandatanganan MoU secara resmi akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Usai pertemuan, Kimberly mengatakan bahwa diskusi antara dirinya berlangsung produktif. Pihaknya pun, kata Kimberly berkomitmen meningkatkan kerjasama ekonomi dengan Indonesia.

”Diskusi saya dengan Menteri Panjaitan berjalan produktif. Dan saya gembira mengumumkan MoU USD 750 Juta dengan beliau hari ini. Bank Ekspor Impor AS berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama ekonomi antar kedua negara, dan MoU ini akan menegaskan komitmen kami terhadap berbagai potensi proyek di Indonesia,” papar Kimberly, Minggu (25/10/2020).

Dikatakan Kimberly, potensi proyek yang dimaksud mulai dari proyek energi hingga teknologi komunikasi nirkabel 4G atau +5G, layanan penyiaran, serta layanan kesehatan, dengan dukungan barang dan jasa dari AS.

”Kami ingin bekerja sama untuk mendorong kesempatan investasi dan peluang mengembangkan bisnis sehingga memberikan potensi keuntungan bagi para pekerja dan pelaku bisnis AS dan Indonesia,” tandas wanita kelahiran West Virginia AS 11 Maret 1971 ini.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar