Tersangka Pengrusakan Kantor DPD Nasdem Terancam Penjara hingga 12 Tahun

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam didampingi Kapolrestabes Makassar, Brigjen Pol Yudhiawan. (Ishak/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sebanyak 13 orang yang ditetapkan tersangka atas bentrok yang terjadi di depan kantor DPD Nasdem beberapa waktu lalu, resmi ditahan di Polrestabes Makassar.

Mereka ditahan dan sementara masih dalam pemeriksaan polisi. Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengatakan, para tersangka ini terancam penjara hingga 12 tahun.

“Dijerat Pasal 187 ayat 1 subisider Pasal 170 ayat 1 jo pasal 55, 56 KUHP tentang aksi pengrusakan ancaman hukuman 12 tahun, dan 5 tahun enam bulan,” tegasnya, Senin (26/10/2020).

Dari 13 tersangka, ada juga bukan dari kalangan mahasiswa. Perwira dua bintang ini menyebut, para tersangka ini ada yang berprofesi sebagai tukang parkir bahkan ada pula sebagai pengangguran.

Dari 13 tersangka ini pula, tiga di antaranya adalah anak yang masih di bawah umur berinisial A, AS, dan RJ dan telah diserahkan ke tempat rehabilitasi anak untuk dibina.

Selain itu, para massa aksi unjuk rasa yang terlibat bentrok pada hari Kamis (22/10/2020) lalu diduga adalah orang-orang yang masuk dalam anggota Anarko. Meskipun mereka yang kini jadi tersangka, tidak mengakui hal tersebut.

“Motifnya bukan unjuk rasa tapi memang ingin melakukan anarkis. Mereka tidak ada yang mengaku Anarko. Tapi kalau dilihat cara-caranya, yah sudah begitu,” jelas Irjen Pol Merdy. (Ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar