Terseret 700 Meter, Alisyia Nur Bannun Tidak Tertolong

Senin, 26 Oktober 2020 10:09

Kepolisian menunjukan lokasi ditemukannya korban usai terperosok ke dalam gorong-gorong di Jalan Daeng M Ardiwinata, Cihanjuang, Kota Cimahi, Minggu (25/10) sore. Foto: diambil dari radarbandungid

FAJAR.CO.ID, CIMAHI – Alisyia Nur Bannun (15), warga Kompleks Pancanaka Hill, Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Kota Cimahi meninggal dunia, Minggu (25/10) sore.

Alisya tutup usia dengan mengenaskan. Dia ditemukan tak bernyawa usai terseret arus sekitar 700 meter.

Dia meninggal dunia setelah terperosok ke dalam saluran drainase Jalan Daeng M Ardiwinata, Cihanjuang, Kota Cimahi sore itu.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi Asep Bachtiar menduga, korban terseret arus lantaran penutup drainase yang ambruk dan menyebabkan korban masuk ke gorong-gorong.

“Sesaat sebelum kejadian, korban berjalan dari rumah neneknya (Jalan Daeng M Ardiwinata, Cihanjuang, Kota Cimahi) dan korban bisa dikeluarkan (dari gorong-gorong) di depan BRI Cimahi,” kata Asep.

Kasatlantas Polres Cimahi, AKP Susanti Samaniah menjelaskan, anggota Satlantas yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas sore itu mendapatkan laporan terpelesetnya seorang perempuan masuk ke dalam gorong-gorong.

“Sekitar jam 15.30 WIB anggota Satlantas Polres Cimahi menerima laporan warga bahwa ada pejalan kaki yang terpeleset saat berjalan pada trotoar dan masuk terbawa arus yang saat itu airnya sedang meluap,” katanya.

Dia menambahkan, setelah melakukan pencarian dan berkoordinasi dengan BPBD Kota Cimahi, 30 menit kemudian korban ditemukan tersangkut tak jauh dari lokasi terpeleset.

“Korban dalam keadaan sudah meninggal dunia dan selanjutnya korban dibawa ke RSUD Cibabat,” ucapnya.

Komentar


VIDEO TERKINI