Berantas Rentenir, Pemprov Sulsel Siapkan Payung Hukum

Since Erna Lamba

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Belum lama ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaunching gerakan kredit perbankan melawan rentenir, tepatnya kemarin, Senin (26/10/2020).

Hal itu dilakukan lantaran maraknya aktivitas rentenir yang justru menyulitkan perekonomian masyarakat khususnya petani, nelayan dan UMKM.

Olehnya Pemerintah Provinsi Sulsel akan menyiapkan payung hukum dan regulasi yang jelas untuk menertibkan tindakan rentenir tersebut.

“Iya nanti kita harus bikin payung hukumnya, jadi semua kegiatan kita bakeup dalam regulasi pemerintah,” kata Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Since Erna Lamba.

Sebelumnya gerakan melawan rentenir tersebut masuk dalam program Phinisi yang merupakan kepanjangan dari program hapus ikatan rentenir di Sulawesi.

Mekanisme yang disiapkan ada dua, yakni kredit proses pencairan yang cepat dan model kredit berbiaya rendah.

Since berharap dengan hadirnya program Phinisi mampu membantu masyarakat untuk memanfaatkan jasa perbankan.

Mengingat saat ini, kehadiran rentenir sangat membebani masyarakat dalam proses peminjaman dana.

“Jadi kan banyak rentenir itu, bunganya tinggi. Itu kan menyusahkan, dari sisi bunga, khususnya bagi petani dan nelayan,” tambahnya. (Anti/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar