DAU Pemprov Sulsel Bertambah Rp50 Miliar, Junaedi: Kita di Sulsel Memang Agak Berbeda

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kepala Bappelitbangda Sulsel, Junaedi Bakri mengatakan Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan bertambah di tahun 2021.

Lantaran Sulsel menjadi salah satu akselerator pertumbuhan ekonomi nasional di Kawasan Timur Indonesia.

“Jadi Sulsel memang agak lain, kita agak berbeda. Di tengah seluruh daerah mengalami keterlambatan alokasi, justru kita di Sulsel tetap tumbuh,” kata Junaedi.

Menurutnya penambahan DAU diprediksi mampu mencapai Rp50 miliar. Ia menyebut, jika dibandingkan DAU Pokok sebelum pandemi, berkurang sekitar Rp200 miliar. Namun melihat situasi setelah pandemi justru akan mengalami pertumbuhan positif.

“Biasanya kita bandingkan anggaran. Kalau kita bandingkan yang terakhir berarti bertambah Rp50 M,” bebernya.

Sebelumnya, sejak awal pandemi Kementerian Keuangan telah melakukan pengurangan dana transfer ke daerah melalui DAU Sulsel sebesar 10 persen.

Sehingga jumlah dana yang dipotong kurang lebih Rp250 miliar. Di mana awalnya sebanyak Rp2,6 triliun menjadi Rp2,3 triliun lebih.

“Jadi total DAU yang akan diterima Sulsel tahun depan itu sebanyak Rp2,4 triliun,” tandasnya.

Diketahui, salah satu pembiayaan dalam mengalokasikan DAU yakni Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan gaji.

Junaedi mengaku, kendati ada penambahan DAU, namun untuk gaji dan tunjangan pegawai tidak mengalami kenaikan di tahun 2021.

“Untuk gaji, persoalan TPP, disediakan dengan kemampuan keuangan jadi kita melihat bahwa untuk pembayaran TPP dengan kondisi pengurangan DAU seperti ini masih memungkinkan sama dengan tahun sebelumnya,” tegas Edi.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar