Ferdinand Hutahaean: Refly Harun Layak Jadi Tersangka

Gus Nur dan Refly Harun saat berbincang di Chanel YouTube Refly Harun. (Screenshoot).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Penyidik Bareskrim Polri bakal memeriksa ahli hukum Tata Negara, Refly Harun dalam kasus dugaan ujaran kebencian Sugik Nur Rahardja alias Gus Nur terhadap Nahdlatul Ulama (NU).Diketahui, Refly merupakan pemilik akun Youtube dan orang yang mewawancarai Gus Nur dalam tayangan yang diunggah 18 Oktober lalu.

Langkah Bareskrim Polri itu mendapat apresiasi dari politikus Ferdinand Hutahaean. Hanya saja, dirinya meminta polisi mendalami keterlibatan Refly Harun dalam kasus tersebut.

“Jangan hanya sebatas saksi, periksa dan dalami perannya turut serta menyebarluaskan ujaran kebencian, dugaan memfasilitasi pelaku melakukan kejahatan,” kata Ferdinand di akun Twitternya, Selasa (27/10/2020).

Bahkan kata mantan kader Partai Demokrat itu, Refly Harun berpotensi ikut ditetapkan sebagai tersangka.

“Menurut saya Refly layak jadi tersangka,” sebut Ferdinand.

Sebelumnya, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono menerangkan, kasus dugaan penghinaan yang dilakukan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur terhadap Nahdlatul Ulama (NU) terus berlanjut.

Brigjen Awi mengatakan, pemeriksaan terhadap saksi-saksi juga tengah dilakukan penyidik Bareskrim.

Menurut Awi, penyidik berencana memeriksa Refly Harun, selaku perekam dan yang menyebarkan video diduga bermuatan penghinaam itu.

“Siapa yang merekam, siapa yang mengedit, siapa yang mengundang atau meng-upload, semuanya akan dipanggil,” ujar Awi kepada wartawan, Selasa (27/10).

Menurut Awi, selain Refly Harun, ada pemilik akun YouTube lain yang diperiksa karena sama-sama mengunggah video Gus Nur.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar