Ketua Majelis Taklim Tanggapi Kampanye Hitam “Jangan Jadikan Perempuan Pemimpin”


FAJAR.CO.ID, PANGKEP – Pengguna media sosial Facebook di Kabupaten Pangkep, geger dengan sebuah postingan yang mengandung kata-kata provokatif untuk tidak memilih perempuan sebagai pemimpin.

Postingan ini dibuat oleh akun bernama Karmaskandar Magello di grup Diskusi Demokrasi dan Pilkada Pangkep, Senin (26/10/2020). Juga disertai dengan unggahan foto Abd Rahman Assagaf, calon bupati Pangkep.

“Jangan Jadikan Perempuan Sebagai Pemimpinmu, Karena Sejatinya Perempuan Hanya Bertugas Mengirusi Dapur, Sumur Dan Kasur. Jangan Jadikan Kaum Perempuan Sebagai Pemimpin Karena Itu Mengingkari Kodrat Perempuan. Allah Telah Mengutus Lelaki Sejati Yang RAMAH Untuk Menjadikannya Pemimpinmu, Hanya Kaum Yang Merugi Yang Tidak Memilih #RAMAH #MAGELLO,” demikian status atau postingan akun Karmaskandar Magello.

Postingan ini pun ramai diperbincangkan oleh netizen dan dibagikan ke sejumlah grup Facebook tentang Kabupaten Pangkep. Mayoritas, netizen mengecam dan mengutuk postingan yang melecehkan kaum perempuan dalam hal kepemimpinan.

Kampanye hitam ini nampaknya mengarah kepada dua kontestan Pilkada Pangkep. Masing-masing calon bupati nomor urut 4, Andi Nirawati dan calon wakil bupati nomor urut 3, Rismayani.

Ketua Majelis Taklim Desa Kabba, Isdawati menyayangkan postingan yang terkesan merendahkan kapasitas kaum perempuan tersebut. Dikatakan, perempuan saat ini merupakan mitra yang sejajar dengan kaum pria dan mempunyai peran penting dalam peningkatan kesejahteraan.

“Saya sebagai perempuan tidak terima kalau kami dikatakan mengingkari kodrat kami sebagai perempuan. Seyogyanya di dunia, manusia paling terkuat adalah kami, kaum perempuan. Coba kalau laki-laki, kami suruh untuk melahirkan! Apakah mereka bisa melakukan itu?,” tegas Isdawati.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar