Negara Timur Tengah Ramai-ramai Boikot Produk Prancis

Selasa, 27 Oktober 2020 18:40

Bendera Prancis

“Ada saatnya untuk menempatkan prinsip di atas bisnis,” kata Geoffroy Roux de Bezieux kepada penyiar RMC.

“Boikot akan memperburuk keadaan. Apalagi sejumlah perusahaan di Prancis sudah terpukul karena pandemi virus corona,” sambungnya.

Sebelumnya Macron sempat berujar bahwa ‘Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia’. Karenanya pemerintahnya akan mengajukan rancangan undang-undang pada bulan Desember untuk memperkuat undang-undang tahun 1905 yang secara resmi memisahkan gereja dan negara di Prancis.

Setelah seorang guru di Prancis dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelas yang ia pimpin, seraya berbicara soal kebebasan, Macron kembali berkomentar. Ia berujar sang guru ‘dibunuh karena kaum Islamis menginginkan masa depan kita’. (der/fin)

Bagikan berita ini:
8
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar