Rapid Test KONI Sulsel, Satu Pelatih Reaktif Covid-19

Selasa, 27 Oktober 2020 14:48

KONI Sulsel Antisipasi penularan Covid-19 atau munculnya klaster olahragawan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rapid Test Covid-19 bagi atlet se-Sulawesi Selatan yang digelar di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulsel, ditutup, Selasa (27/10/20).

Puluhan atlet, asisten pelatih, pelatih dan mekanik sudah mengantri sejak pukul 9 pagi dengan menjaga jarak dan pakai masker. Sebelum pengambilan sampel darah diwajibkan mereka mencuci tangan terlebih dahulu. 

Hari ini 12 cabang olah raga yang dijadwalkan menjalani rapid test secara bergiliran. Sementara hari senin kemarin sekitar 17 cabang olah raga juga mengikuti proses pemeriksaan cepat yang sama.

Sejumlah cabang olah raga tidak sempat berpartisipasi dalam rapid test yang digelar Koni Prov.Sulsel ini, disebabkan sebagian besar atletnya sedang melaksanakan pelatnas yang dilaksanakan di luar Sulawesi Selatan. 

Ketua KONI Provinsi Sulsel, Ellong Tjandra, mengungkapkan, banyak atlet dan officialnya yang tidak hadir, namun melapor ke KONI sudah melaksanakan rapid tes beberapa hari lalu. 

“Sebagian lagi, terutama yang berada diluar sulsel, melaporkan jika kemakassar harus melakukan rapid test yang sama dilaksanakan KONI” kata Ellong.

Ellong mengaku menghargai hasil rapid test di luar kantor KONI dan menerima hasil rapid tersebut sebagai laporan untuk KONI Sulsel. 

Dari catatan KONI Sulsel sendiri, dari 192 atlet dan 52 unsur pelatih dan mekanik yang disasar selama 2 hari ini, terdata hanya 154 atlet dan pelatih yang berpartisipasi. 30 pengurus dan pegawai koni juga ikut serta rapid test. Dari seratusan yang rapid test terlacak hanya 1 pelatih dari cabang olah raga bulutangkis dinyatakan reaktif. Yang reaktif ini disarankan untuk melakukan swab secara mandiri.  

“Karena masih ada beberapa yang belum melaksanakan rapid test, Koni Sulsel tetap membuka pintu bila ada atlet maupun officialnya yang membutuhkan rapid test. Tidak menutup kemungkinan KONI akan menjadwalkan ulang rapid test ke depan” ungkap Ellong Tjandra. (rilis)

Komentar