Tersangka Pengrusakan Kantor Nasdem Dikaitkan dengan Pembakar Videotron Gubernuran, Begini Penjelasan Kombes Ibrahim

Videotron Kantor Gubernur yang terbakar. (Dok. Satgas Panakkukang)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – 13 orang ditetapkan tersangka dalam bentrok yang terjadi di depan gedung Phinisi, kampus UNM, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, pada Kamis (22/10/2020) lalu.

Kepolisian juga mulai mendalami keterlibatan 13 orang itu dalam kasus pembakaran videotron di depan kantor Gubernur Sulsel, pada Kamis (8/10/2020) lalu.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo belum bisa memastikan ada salah satu dari mereka yang pernah ikut membakar aset pemerintah provinsi Sulsel itu.

“Untuk videotron masih kita lidik,” singkatnya, Selasa (27/10/2020).

Hanya saja, lanjut Kombes Ibrahim, 13 tersangka ini adalah orang yang ikut bentrok bahkan merusak beberapa fasilitas kantor DPD Partai Nasdem Makassar, gedung Pinisi UNM, dan fasilitas umum lainnya.

Perwira berpangkat tiga melati ini hanya membeberkan, fasilitas yang dirusak di antaranya CCTV yang berada di tiang listrik pertigaan Jalan Raya Pendidikan – Jalan A.P. Pettarani.

Ada juga papan reklame dan pos keamanan di depan kompleks Telkom dengan menggunakan bom molotov.

Fasilitas milik DPD Partai Nasdem berupa satu unit mobil ambulans, merk Daihatsu Grand Max warna putih biru nomor polisi DD 511 CC, kaca dinding di gedung Phinisi, satu unit motor yang dibakar dan masih banyak kerusakan lainnya.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam mengatakan, massa aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja yang berujung bentrok ini sudah telah terprovokasi dan disusupi oleh pihak tertentu.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar