Kutuk Keras Emmanuel Macron, FPI Sulsel: Hukuman Mati bagi Penghina Nabi

Rabu, 28 Oktober 2020 22:13

Emmanuel Macron dan Jokowi. (int)

Oleh karenanya, FPI Sulsel menyatakan, mengutuk keras tindakan Syarrul-bariyyah Emanuel Macron yang mempromosikan kebencian terhadap Islam.

“Semoga Emanuel Macron sang Syarrul-bariyyah segera mati dalam kehinaan. Kami mengajak umat Islam untuk bangkit dari ketertindasan peradaban jahiliyyah modern yang menempatkan Islam sebagai musuh,” sambung Habib.

Sebelumnya, karikatur Nabi Muhammad SAW ditampilkan di gedung pemerintahan daerah di Prancis. Tindakan tersebut dilakukan oleh kaum Presiden Perancis, dinyatakan oleh mereka sebagai penghormatan terhadap Samuel Paty.

Pria itu dipenggal setelah menampilkan karikatur Nabi Muhammad kepada murid-muridnya. Karikatur Nabi Muhammad itu ditampilkan di balai kota Montpellier dan Toulouse selama beberapa jam pada Rabu (21/10/2020).

Beberapa jam sebelum karikatur ditampilkan di dua balai kota itu, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyatakan, Paty sebagai pahlawan diam. Macron juga menyatakan, Paty sudah mewujudkan nilai-nilai Prancis. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
1
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar