Mobil Penumpang Disulap Jadi Ambulans, Temuan BPK Soal Pengadaan di APBDes Wajo

Rabu, 28 Oktober 2020 19:20

Mobil ambulans Pemerintah Desa Wewangrewu Kecamatan Tanasitolo terjaring operasi oleh Satlantas Polres Wajo beberapa wak...

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Ambulans pemerintah desa (Pemdes) di Kabupaten Wajo menjadi antensi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Sebanyak 19 unit mobil terdapat keganjalan.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK pada realisasi APBDes tahun 2018 dan triwulan III 2019. Pemdes merealisasikan belanja modal mobil layanan kesehatan masyarakat atau ambulans dengan nilai realisasi Rp3.810.342.550.

Namun dari pengamatan fisik BPK. Dari 58 desa diuji petik, terdapat 19 desa melaksanakan belanja pengadaan mobil tidak sesuai spesifikasi. Tetapi melakukan pembelian kendaraan jenis penumpang. Seperti, Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, Daihatsu Terios.

19 desa tersebut yakni, Desa Lacinde, Lompoloang Kecamatan Pitumpanua, Desa Pallawarukka Kecamatan Pammana, Leppangeng Kecamatan Belawa, Desa Pattirolokka, Inrello, Paojepe, Keera Kecamatan Keera.

Lanjut, Desa Sakkoli Kecamatan Sajoangin, Watanrumpia, Lamiku, Tua Kecamatan Majauleng, Desa Soro, Botto Kecamatan Takkalalla, Desa Wewangrewu Kecamatan Tanasitolo, Desa Liu Kecamatan Sabbangparu, Desa Benteng, Lawesso, Temmabarang Kecamatan Penrang.

Kabid Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Wajo, Saiful tidak menampik adanya temuan tersebut. Kata dia, 19 desa itu membuat belum perencanaan pengadaan barang atau jasa sesuai ketentuan.

“Informasi kemarin temuan ini sudah ditindaklanjuti. Semua desa melakukan pertemuan dengan Inspektorat Wajo,” ujarnya, Rabu, 28 Oktober. (man/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI