Selingkuhan Minta Tanggung Jawab, Motif Ricky Ashary Habisi Fransisca Wahyu Retno Panuntun

Fransisca Wahyu Retno Panuntun semasa hidup

FAJAR.CO.ID, BERAU – Motif Ricky Ashary membunuh Fransisca Wahyu Retno Panuntun (25), usai memadu kasih di dalam mobil di Berau, Kalimantan Timur.

Kepada polisi, Ricky Ashary mengaku menghabisi selingkuhannya itu karena takut istri.

Korban Fransisca mengaku hamil dan meminta pertanggungjawaban. Ia mengancam akan melaporkan ke istri Ricky Ashary.

Ancaman itu membuat Ricky Ashary tidak tenang. Ia kemudian merencanakan pembunuhan.

Ricky membeli tali dan lakban. Ia mengajak korban ke kolam penangkaran buaya Bumi Perkemahan Mayang Mangurai, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Di tempat itu, pelaku dan korban melakukan hubungan suami istri di dalam mobil. Setelah itu, pelaku menghabisi korban.

“Motif pembunuhan, informasi awalnya karena pelaku merasa terancam dengan ancaman korban. Makanya nekat melakukan pembunuhan,” ucap Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto.

Korban dibunuh dengan dijerat lehernya menggunakan tali pada Rabu (21/10) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

“Di leher korban ditemukan bekas jeratan,” kata Edy, seperti dilansir Prokal.

Mayat pekerja lepas di salah satu cafe di Berau itu dibuang ke kolam buaya dalam kondisi tangan terikat dan mulut dilakban.

Hal itu dilakukan pelaku sebagai upaya untuk menghilangkan jejak. Pelaku berharap korban dimakan buaya.

Namun saat dibuang, jasad korban tersangkut di ranting dan ditemukan oleh warga setempat. (pojoksatu/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar