Strategi Penanganan Covid-19 Jadi Materi Debat Pilakda

Ilustrasi debat publik

FAJAR.CO.ID, MAMUJU- Penanganan Covid-19 menjadi salah satu materi debat antar pasangan calon di Pilkada Mamuju. Debat akan digelar dua kali dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu diatur dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/atau Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Tentang kesejahteraan masyarakat dalam memajukan daerah ditambah penanggulangan Pandemi Covid-19,” sebut Ketua KPU Mamuju Hamdan Dangkang, Rabu, 28 Oktober.

Terkait pelaksanaan debat kandidat, lanjut Hamdan, putaran pertama akan dilaksanakan 31 Oktober dan putaran kedua, 2 Desember. Dia pun kembali menekankan bahwa setiap tahapan wajib mematuhi protokol kesehatan.

“Kita sudah bahas prokotol kesehatan bersama dengan EO (Even Organizer), tempat rencananya di Maleo Town Square Mamuju,” ujar Hamdan.

Ia mengharapkan seluruh pihak memaklumi proses debat yang dilaksanakan atau dihadiri secara terbatas. “Hanya 50 orang yang boleh hadir termasuk peserta, media, penyelenggara, TNI-Polri, dan juga beberapa unsur pemerintah yang wajib hadir seperti Pjs Bupati Mamuju, TNI dan Polri,” sebut Hamdan.

Meski begitu, lanjut Hamdan, masyarakat tetap dapat menyaksikan Debat Kandidat melalui libe streaming. “Kami bersama EO sudah menyusun perlibatan lembaga penyiaran untuk live streaming, sehingga masyarakat juga menyaksikan Debat Kandidat,” tuturnya. (rul/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar