Teddy Gusnaidi Berani Bilang PKS Partai Anti Islam dan Mardani Penyuka Sesama Jenis, Jika…

Rabu, 28 Oktober 2020 17:02

Teddy Gusnaidi. (Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi membalas penyataan Politisi PKS Mardani Ali Sera terkait penangkapan Gus Nur.

Teddy mengatakan kasus Gus Nur atau Sugi Nur Raharja murni kasus penghinaan. Tidak ada kaitannya dengan upaya kriminalisasi apalagi membungkam kebebasan berpendapat.

“Kalau suatu saat saya bilang bahwa PKS adalah Partai anti Islam & saya bilang Mardani penyuka sesama jenis, apakah itu bagian dari demokrasi atau penghinaan?” kata Teddy di akun Twitternya, Rabu (28/10/2020).

“Kalau dianggap itu bagian dari demokrasi dan bukan tindak pidana, gue akan sampaikan nih.. @PKSejahtera @MardaniAliSera,” lanjutnya.

Sebelumnya, Mardani ikut bereaksi atas penangkapan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur yang dilakukan Bareskrim Mabes Polri, karena diduga melakukan ujaran kebencian dengan menghina Nahdlatul Ulama (NU).

Mardani menyarankan musyawarah dan dialog dari hati ke hati antara kedua belah pihak sedianya dikedepankan ketimbang menggunakan pasal-pasal dalam UU ITE yang berujung penangkapan.

“Perlu ada dialog dan bicara dari hati ke hati,” kata Mardani Ali Sera, dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (24/10).

Menurutnya, musyawarah dan dialog dapat menjaga situasi kondusif di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. “Sangat bijak jika dilakukan musyawarah dan mediasi lebih dahulu agar suasana aman dan tentram dapat dijaga di masa pandemi,” tuturnya.

Untuk itu, anggota Komisi II DPR RI tersebut menyesalkan UU ITE kembali digunakan untuk menangkap orang. Menurutnya, penangkapan terhadap warga negara dengan UU ITE dinilai buruk untuk perkembangan demokrasi.

“Sedih karena pasal karet UU ITE pasal 27 dan 28 kembali dipakai. Ini sebenarnya buruk bagi perkembangan demokrasi. Pasalnya masih ada walau kontroversi dan cenderung melemahkan kualitas demokrasi,” tandasnya. (msn-rmol/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI