Menlu AS Sebut Partai Komunis China Sebagai Ancaman, Denny Siregar: Indonesia itu Gak Bodoh, Mister

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. (AP Photo/Andrew Harnik)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo melakukan kunjungan kerja ke Indonesia, Kamis (29/10/2020).

Salah satu agenda yang dilakukan adalah menemui perwakilan ormas Islam di Indonesia pada forum yang digelar oleh Gerakan Pemuda (GP) Anshor.

Dalam kesempatan itu, Mike Pompeo secara terang-terangan mengatakan ancaman terbesar bagi kebebasan beragama di masa depan salah staunya datang dari Partai Komunis China.

Menanggapi ungkapan Mike tersebut, pegiat media sosial, Denny Siregar melalui akun Twitternya lantas memberikan tanggapan.

“Kita senyumin aja, ternyata doi gak lebih pintar dari kita.. Yang penting bawa investasinya kesini aja. Laen-lainnya mah urusan kita. Indonesia itu gak bodoh, mister. Anda salah negara..,” ungkapnya.

Diketahui, awalnya Mike Pompeo meminta kepada seluruh pemimpin agama untuk terus membela hak asasi manusia dalam hal kebebasan beragama. Sebab, pemerintahan di dunia ini yang melakukan pelanggaran terhadap hak-hak tersebut.

Ia mencontohkan pelanggaran yang dilakukan oleh militer Myanmar terhadap etnis Rohingya dan pemerintah Iran terhadap para kelompok minoritas di negara tersebut.

Meski demikian, Pompeo menegaskan bahwa ancaman terbesar terhadap kebebasan beragama dari semua itu datang dari Partai Komunis China.

“Tapi fakta ancaman paling besar terhadap kebebasan beragama adalah tekanan Partai Komunis China terhadap semua orang dari kelompok agama,” kata Pompeo.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar