Berlaku Kasar ke Mertua dan Anak, Suami Terpaksa Ceraikan Istri

Ilustrasi. (GRAFIS: JUJUK SUWANDONO)

FAJAR.CO.ID — Kewajiban suami bukan hanya menjadi tulang punggung rumah tangga saja. Akan tetapi juga mengingatkan perilaku istri jika keliru.

Tetapi, apa jadinya jika punya istri susah dibilangi. Jelas bikin suami cepat naik darah.

Donwori, 29, tidak habis pikir dengan Karin, 27, yang sulit dibilangi. Ketika berbuat salah dan diarahkan menjadi lebih baik, Karin justru melakukan perlawanan.

Sikap keras kepala keduanya membuat pasangan suami istri yang baru menikah dua tahun itu sering cekcok. Tak henti-hentinya Donwori mengingatkan Karin agar tidak sering berkata kasar kepada orang tuanya. Namun Karin tetap melakukan hal tersebut. Bahkan dengan mertuanya, Karin juga jauh dari kalimat ‘hormat’.

Karin sudah terbiasa dibentak orang tuanya sejak kecil. Hal itu terbawa hingga ia dewasa, bahkan ketika sudah berumah tangga.

“Sudah diingatkan agar tidak ceplas-ceplos kalau bicara atau sedang emosi, eh masih saja seperti itu. Padahal dulu pacaran kelihatannya sopan dengan orang tua saya, kok sekarang keliatan buruknya,” ujar Donwori.

Donwori yang merasa tidak enak tinggal dengan mertua, akhirnya memboyong istri dan anaknya pindah ke rumah orang tuanya.

Setelah pindah beberapa bulan ke rumah mertuanya, Karin tetap saja bersikap kasar. Sikap Karin sangat kelihatan ketika mendidik anaknya yang masih berusia tiga tahun.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR