Dampak Stimulus AS, Harga Emas Sentuh Level Terendah dalam Sebulan

Jumat, 30 Oktober 2020 21:25

ILUSTRASI emas batangan Antam. (Frizal/Jawapos)

FAJAR.CO.ID – Harga emas dunia morosot ke posisi terendah selama satu bulan karena terbebani apresiasi dolar dan minimnya kejelasan tentang kesepakatan stimulus Amerika Serikat (AS).

Namun, kekhawatiran atas lonjakan kasus Covid-19 dan ketidakpastian menjelang pemilu AS membatasi pelemahan logam kuning.

Mengutip laman Reuters, Jumat (30/10), harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD 1.867,40 per ounce pada pukul 24.39 WIB. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,6 persen menjadi USD 1.868 per ounce.

Kepala penasihat ekonomi Presiden Donald Trump mengatakan, kesepakatan apapun tentang undang-undang bantuan virus Covid-19, sekarang harus menunggu.

Membebani daya tarik emas, Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,7 persen ke level tertinggi satu bulan, membuat bullion lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Emas, yang sering digunakan sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian politik dan keuangan, melambung 24 persen sejauh tahun ini di tengah tingkat stimulus global yang belum pernah terjadi sebelumnya selama pandemi.

Di sisi lain, tingkat infeksi Covid-19 yang meningkat pesat di Eropa memaksa Prancis dan Jerman untuk memerintahkan negara mereka kembali ke langkah penguncian.

Di tempat lain, perak merosot 0,5 persen menjadi USD 23,30 per ounce setelah sebelumnya tergelincir ke level terendah satu bulan. Platinum anjlok 2,2 persen menjadi USD 848,58 per ounce dan paladium menyusut 1,8 persen menjadi USD 2.197,90 per ounce.

Bagikan berita ini:
6
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar