Imam Jumhuri Bilang Nasib Bangsa Dipertaruhkan, Prof Jimly Asshiddiqie: Tidak Perlu Nuduh PDIP Segala

Prof Jimly Asshiddiqie-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota DPD RI, Prof Jimly Asshiddiqie menanggapi kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo ke Indonesia, 28-29 Oktober 2020.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebutkan bahwa Indonesia sedang diperebutkan oleh negara yang bersiap untuk perang dunia.

“Posisi Indonesia sedang diperebutkan oleh negara-negara yang sedang bersiap untuk perang dunia. Peluang untuk tegak nonblok bebas dan aktif untuk kepentingan rakyat Indonesia terbuka. Kita dukung,” kata Jimly melalui akun Twitter pribadinya, @JimlyAs, Jumat (30/10).

Tweet Jimly dikomentari oleh Imam Jumhuri. Ia menyebut nasib bangsa sedang dipertaruhkan.

“Tokoh-tokoh bangsa harus bersikap cerdas dan tegas. Ini saat sangat menetukan. PDIP sebagai penguasa kurang memilki global political thinking yang strategis. Tahunya selama ini yang tampak hanya pokoknya China. Nasib bangsa dan negara dipertaruhkan. Memprihatinkan,” kata @ImamJumhuri.

Jimly membalas komentar Imam Jumhuri. Ia meminta Imam Jumhuri tak menyalahkan PDIP.

“Tidak perlu nuduh PDIP segala, nasionalismenya sudah jelas,” kata Jimly.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar